Kriptografi Hill Cipher Dan Least Significant Bit Untuk Keamanan Pesan Pada Citra

Muhammad Husnul Arif, Ahmad Zainul Fanani

Sari


Pertukaran informasi melalui dunia maya memiliki berbagai manfaat sebagai contoh estimasi waktu yang cepat, jarak fisik dan batas ruang tidak terbatas dan lain sebagainya. Namun dalam kegiatan tersebut juga dapat menimbulkan resiko keamanan dalam informasi yang bersifat rahasia. Untuk itu diperlukan pengaman yang dapat digunakan untuk melindungi data yang ditransmisikan melalui jaringan internet. Algoritma penyandian yang digunakan dengan menyandikan pesan yang akan dikirim (plaintext) tersebut menjadi pesan yang sudah teracak (ciphertext) adalah algoritma kriptografi dan steganografi. Dalam penerapannya teknik kriptografi yang akan digunakan adalah Hill Cipher. Teknik tersebut dikombinasikan dengan steganografi dengan teknik Least Significant Bit. Hasil yang didapat dari penggabungan teknik dapat menjaga kerahasiaan pesan karena orang yang tidak mengetahui kunci rahasia yang digunakan akan kesulitan untuk mendapatkan pesan yang terdapat pada stego-image ditambah lagi gambar yang sudah pernah disisipi tidak dapat digunakan sebagai cover image. Pesan berhasil disisipkan dan diekstraksi kembali pada semua sample citra baik dengan format *bmp , *png , *jpg pada resolusi 512 x 512 piksel, 256 x 256 piksel. Hasil MSE dan PSNR tidak dipengaruhi format file ataupun ukuran file, tapi dipengaruhi oleh dimensi citra. Semakin besar dimensi citra, maka MSE semakin kecil artinya kerusakan citra semakin kecil.


Kata Kunci


Keamanan; Kriptografi;Steganografi; HillCipher;Least Significant Bit

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


S. dan E. Utami, ―Implementasi Steganografi Teknik EOF Dengan Gabungan Enkripsi Rijndael, Shift Cipher Dan Fungsi Hash MD5,Seminar Nasional Teknologi 2007 (SNT

, Yogyakarta, 2007.

Setyaningsih,E.,2009,Penyandian Citra Menggunakan Metode Playfair Cipher,Jurnal Teknologi, Vol. 2, No. 2, Hal 213-217.

M. M. Amin,2014,Image Steganography Dengan Metode Least Significant Bit, CSRID JOURNAL, Vol. 6, No. 1, Hal 1-64.

Yuniati,V.,Indriyanta,G., & Rachmat,A.,2009, Enkripsi Dan Dekripsi Dengan Algoritma AES 256 Untuk Semua Jenis File, Jurnal Informatika, Vol. 5, No. 1,Hal 22-31.

Hasugian,AH., 2013,Implementasi Algoritma Hill Cipher Dalam Penyandian Data,Jurnal Pelita Informatika, Vol.4, No.2, hal 115-122.

Cahyadi,T., 2012,Implementasi Steganografi Lsb Dengan Enkripsi Vigenere Cipher Pada Citra JPEG,TRANSIENT, Vol. 1, No. 4, Hal 281-288, 2012.

Rakhmat,B., Fairuzabadi,M., 2010,Steganografi Menggunakan Metode Least Significant Bit Dengan Kombinasi Algoritma Kriptografi Vigenere Dan RC4,Jurnal Dinamika Informatika, Vol. 5, No. 2,Hal 1-17.

Munir,R., Kriptografi, Bandung: Informatika Bandung, 2006.

W. Stallings,2006, Cryptography And Network Security Principles Andpractice Fifth Edition, United States: Prentice Hall.




DOI: http://dx.doi.org/10.22303/csrid.8.1.2016.60-72

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.

Komentar di artikel ini

Lihat semua komentar


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by4.footer##

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License

Kantor Redaksi CSRID. Universitas Potensi Utama. Jl. K.L. Yos Sudarso Km 6,5 No.3-A Telp. (061) 6640525 Ext. 214 Tanjung Mulia Medan 20241